Pengerian, Struktur, Unsur kebahasaan Teks Eksemplum

Pengertian Teks Eksemplum
 Teks eksemplum adalah jenis teks narasi atau rekaan yang berisi insiden.Misal nya Sepeda motor tiba-tiba mogok, kehilangan barang berharga, dll.Teks eksemplum termasuk teks yang menceritakan suatu tokoh atau pelaku.Teks eksemplum di awali dengan pengenalan tokoh, kemudian insiden dan peristiwa, lalu di tutup dengan interpretasi.

Struktur Teks Eksemplum
 Orientasi atau pengenalan tokoh
   Orientasi adalah bagian awal cerita atau latar belakang peristiwa.Pada bagian ini akan di perkenalkan tokoh yang akan di ceritakan.

Peristiwa atau insiden
     Insiden adalah bagian isi teks eksemplum yang menceritakan kejadian yang tidak diduga oleh tokoh.

Interpretasi atau penafsiran
     Interprerasi adalah bagian dimana penulis memberikan pendapat terhadap insiden yang di ceritakan di teks tersebut.

Unsur Kebahasaan
Teks eksemplum miliki unsur kebahasaan sebagai berikut :
-Kalimat kompleks
Kalimat majemuk adalah 2 kalimat atau lebih yang di gabung menjadi 1 kalimat baru dengan menggunakan konjungsi (kata hubung).Kalimat majemuk di bagi menjadi 2 yaitu :

-Kalimat majemuk setara
Kalimat majemuk setara adalah gabungan dari beberapa kalimat yang sederajat atau setara.
Contoh :
-Ayah minum kopi,dan adik minum susu.
-Rizal pintar karena rajin belajar
-Pak Rudi membeli mobil hitam, sedangkan pak Budu membeli mobil putih.

-Kalimat majemuk bertingkat
Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang terdiri atas 2 klausa atau lebih yang memiliki hubungan bertingkat.Klausa adalah satuan kebahasaan yang terdiri dari subjek dan predikat.Konjungsi di dalam kalimat majemuk bertingkat sebagai berikut :
1.Sebab : karena,oleh karena,sebab.
2.Akibat : sehingga,sampai,hingga.
3.Waktu : Ketika, sebelum, setelah, selama, sejak, dll.
4.Tujuan : supaya,agar,untuk
5.syarat : jika, bila, apabila, seandainya, kalau, dll.
6.Cara : sambil , dengan.
7.Penjelasan : bahwa
8.Pertentangan : meskipun, walaupun, sekalipun, dll.
9.perbandingan : bagai, laksana, bagaikan, dll.
10.atributif : yang.

-Konjungsi urutan waktu
Konjungsi urutan waktu adalah konjungsi yang di gunakan untuk menyatakan waktu antara dua buah peristiwa.
1.Konjungsi yang menghubungkan klausa:
Waktu, sewaktu, saat, selagi, sebelum, sesudah, setelah, sejak, dll.
2.konjungsi yang menghubungkan kalimat:
Waktu itu, sebelum itu, sesudah itu, sejak itu, semenjak itu, saat itu, dll.

-Kata sifat
Kata sifat adalah kelompok kata yang mampu menjelaskan atau mengubah kata ganti atau kata benda menjadi lebih spesifik.Berikut merupakan ciri ciru kata sifat :
1.Kata sifat dapat dibentuk dengan penambahan imbuhan "ter-" yang mengandung makna paling
2.Kata sifat dapat diterangkan dengan kata lebih, paling, cukup, sangat, agak
3.Kata sifat juga dapat diperluas dengan proses pembentukan, contoh: sebesar-besarnya ,sekuat-kuatnya.
4.Letak kata sifat pada umumnya di belakang kata benda.

-Frasa menyatakan keterangan waktu, tempat, cara
Keterangan di bagi menjadi 4 yaitu :
1.Keterangan waktu : sekarang, satu minggu yang lalu, sesaat lagi
2.Keterangan tempat : di sini,di sana
3.Keterangan cara : Memberikan informasi bagaimana cara subjek melakukan tindakan
4.Keterangan tujuan : keterangan yang menyatakan arah perbuatan atau kejadian

Sekian penjelasan nya semoga bermanfaat dan maaf jika ada salah dalam pemilihan kata atau salah tulis. Silahkan tinggalkan pesan dan saran di komentar.

Comments

  1. Mantap penjelasan Dari materinya gan. Walaupun ane belum terlalu paham.

    Teruskan lagi karyamu Demi membanggakan bangsamu.

    ReplyDelete
  2. mantap blognya , lanjutkan .
    kunjungan dari softkini.blogspot.co.id

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengertian, Struktur, Ciri kebahasaan Teks Tanggapan Kritis